Contoh Penerapan Delay Pools dalam Pembatasan Bandwidth Menggunakan Squid

Contoh Penerapan Delay Pools dalam Pembatasan Bandwidth Menggunakan Squid

Contoh penerapan delay pools adalah kasus sebuah Universitas yang ingin membatasi total bandwidth hanya sampai 64kbps. Untuk itu, konfigurasi yang perlu dibuat adalah seperti di bawah ini:

acl all src 0.0.0.0/0.0.0.0
delay pools 1
delay_class 1 1
delay_access 1 allow all

...
...

delay_parameters 1 8000/8000

..

Berikut sedikit penjelasan dari konfigurasi tersebut :

Konfigurasi yang pertama memberikan acl untuk semua (acl all src 0.0.0.0/0.0.0.0, biasanya sudah ada pada default squid.conf), kemudian menentukan jumlah pengaturan bandwidth yang diperlukan (delay pools 1, hanya ada 1 class pengaturan untuk universitas). Langkah selanjutnya adalah menentukan pool yang diatur dalam class 1 (delay_class 1 1, menggunakan pool 1). Pada konfigurasi berikutnya, tentukan acl yang menggunakan class 1 (delay_access 1 allow all), konfigurasi class 1 digunakan untuk semua). Terakhir, tentukan batasan maksimum paket setiap detik (delay_parameters 1 8000/8000, yaitu 64kbps atau 8kByte persecond)


Membatasi Bandwidth untuk Setiap User/Komputer

Contoh yang lain adalah membatasi bandwidth untuk setiap komputer maksimum sebesar 12kbps. Sebelumnya, Anda harus mendefinisikan acl yang akan menerima pengaturan tersebut, misalkan nomor IP dengan awalan 192.168.1.

acl user12kbps src 192.168.1.0/255.255.255.0

Selanjutnya, buatlah pengaturan dengan 1 class saja dengan pool 3

delay pools 1
delay_class 1 3

Aturlah acl yang menggunakan pengaturan class 1 dan tolak semua pengguna di luar acl (termasuk dalam acl all)

delay_access 1 allow user12kbps
delay_access 1 deny all

Terakhir, buatlah pengaturan bandwidth untuk keseluruhan jaringan (misalkan 64 kbps), group dari semua host (maksimum bandwidth yang ada) dan setiap individu (12 kbps dari total bandwidth 64kbps)

#delay_parameters 1 <aggregate> <network> <individual></individual></network></aggregate>
delay_parameters 1 8000/8000 -1/-1 1500/8000

Akan didapatkan konfigurasi delay pools untuk mengatur bandwidth setiap user maksimum 12kbps seperti di bawah ini:

...
...
acl user12kbps src 192.168.1.0/255.255.255.0
acl all 0.0.0.0/0.0.0.0.0

delay pools 1
delay_class 1 3

delay_access 1 allow user12kbps
delay_access 1 deny all

#delay_parameters 1 <aggreagate> <network> <individual></individual></network></aggreagate>
delay_parameters 1 8000/8000 -1/-1 1500/8000
...
...


Membatasi  Bandwidth untuk Download File Multimedia

Seringkali pembatasan bandwidth di sekolah, universitas maupun perkantoran lebih ditujukan pada pengguna yang melakukan download file-file multimedia seperti mp3, mpeg, avi, qt (quicktime) dan ram (real audio), dan sejenisnya. Untuk file lainnya diberikan hak akses dengan bandwidth maksimum (dinyatakan dalam notasi -1/-1). Untuk itu, konfigurasi delay pools dapat dibuat seperti di bawah ini:

...
acl pengguna url_regex -i 192.168
acl multimedia_maniac url_regex -i .mp3 .mpeg .mpg .mpe .avi .qt .ram .rm

delay pools 2

delay_class 1 2
delay_access 1 allow pengguna
delay_parameters 1 -1/-1 -1/-1

delay_class 2 2
delay_access 2 allow multimedia_maniac
delay_parameters 2 4000/4000 2000/4000

Berdasarkan konfigurasi di atas, bandwidth untuk seluruh pengguna yang mendownload file-file multimedia dibatasi hanya sampai 4kB/s atau 32kbps, sedangkan individu hanya mempunyai kecepatan download sebesar 2kB/s atau 16kbps saja (fill-rate) sampai dengan maksimum 32kbps terpenuhi (reserve).

Untuk kondisi negara kita, seorang administrator harus cermat memperhatikan kondisi stabilitas bandwidth yang diterima dari penyedia jasa layanan internet (ISP) sebelum mulai mengatur penggunaan delay pools. Ukurlah terlebih dahulu rata-rata bandwidth yang Anda peroleh dari ISP dengan software pengukur bandwidth. Jika administrator tidak cermat menghitung, pengaturan tersebut bisa menjadi sia-sia karena bandwidth yang didapatkan ternyata di bawah konfigurasi maksimum.

(z)