Hal yang Perlu Diketahui tentang iPhone X

iPhone X ("ex" nya itu sepuluh yah, jadi sebutnya "aifon ten", bukan "aifon ex"). Pada tanggal 12 September kemarin, CEO Apple mengumumkan tiga iphone sekaligus, iPhone 8, iPhone 8 Plus dan iPhone X. Nah, pada postingan kali ini, biar gak tidak ketinggalan informasi, saya akan khusus memaparkan tentang iPhone X.

Release Date

Meskipun diumumkan kemarin, yang menjadi kabar buruk adalah, iPhone X akan resmi diluncurkan pada 3 November, dengan Pre Order dimulai sejak 27 Oktober nanti. Yang punya duit "nganggur", bisalah mendaftarkan diri untuk pre ordernya, di luar negeri tapinya.

Harga

iPhone X merupakan seri iPhone yang paling mahal yang pernah dikeluarkan oleh Apple. Untuk storage 64GB, dibanderol dengan harga $999, dan untuk 256GB diharga $1.149. Apakah harganya sepadan untuk spesifikasi yang diberikan?

Desain

- Desain kaca terbaru dengan fitur wireless charging
- Layar lebih besar (tetap lebih kecil dari iPhone plus)
- Enak digenggam dibanding iPhone Plus
- Tetap tahan-air dan hanya terdiri dari dua warna


Apple menghadirkan iPhone X yang lebih besar, dan juga lebih kecil pada saat yang sama, lahh, bingungkan?. Layar iPhone X yang 5.8 inci (edge-to-edge screen), ini yang besarnya, tetapi ukuran keseluruhannya lebih kecil dari ukuran iPhone Plus, dan juga lebih ringan.
Kok bisa? Dimensi iPhone X lebih pendek, hanya 5,65 inci (143.6mm), dan lebar 2.79inci (70mm) dibandingkan dengan iPhone plus. Beratnyapun lebih ringan 174 gram. Untuk warna, iPhone X hanya tersedia warna Space Gray dan Silver, tidak ada lagi debat Rose Gold atau pink, merah apalagi.

Layar iPhone X

Menggunakan 5.8 inci OLED Display, merupakan iPhone pertama yang menggunakan layar OLED. Serta istilah edge-to-edge display, yang berarti "tanpa" bezel pada atas dan hilangnya tombol home pada posisi bawah. Tetapi jangan harap ada curved-screen ya, seperti pada smartphone Samsung. Mengusung resolusi 2436x1125 pixel, dengan kualitas gambar Quad HD+. HDR dan 1.000.000:1 tingkat kecerahan. Tak lupa fitur 3D Touch, bagi yang belum tahu, 3D Touch memungkinkan melakukan "sedikit" tekanan pada layar, untuk mengakses suatu menu tambahan. Fitur ini hanya tersedia pada iPhone 6 ke atas ya.


Wireless Charging dengan AirPower

Meng-charge iPhone X cukup hanya diletakkan saja pada wireless pad. Tentu saja, wireless charing bukan hal baru (android sudah menggunakan ini beberapa tahun yang lalu). Tetapi Apple memperkenalkan charging pad terbaru, AirPower. AirPower ini dapat langsung meng-charge produk Apple: AppleWatch, AirPods dan iPhone X, pada waktu bersamaan. Tetapi Apple tidak memberitahukan berapa harga AirPower ini, dan terakhir, rencananya AirPower akan launching masih lama, tahun depan.



Selamat Tinggal Home Button

Apple secara mengejutkan menghilangkan tombol Home pada iPhone X. Dengan All-Screen Design yang diusung Apple, tidak ada ruang untuk tombol Home, bahkan untuk sensor sidik jari. Dengan hilangnya tombol Home (sensor sidik jari), merupakan perubahan terbesar dalam sejarah produk iPhone. Karena seperti kita ketahui, tombol Home merupakan "ciri khas" utama dari desain Apple, dan juga menjadi pusat kontrol dari iPhone itu sendiri.


Lantas, bagaimana cara kembali ke layar utama tanpa tombol Home? Cukup dengan "membuang" ke atas pada aplikasi yang tedang terbuka. Untuk mengakses menu multitasking, lakukan dengan cara men-drag aplikasi ke atas, tetapi jangan dilepas, sehingga akan tampil beberapa aplikasi lain yang terbuka. Control Center diakses dengan swipe-down pada sisi kanan atas (icon baterai), dan untuk notifikasi diakses pada sisi kiri atas.

Face ID (Recognition and Scanning)

"It's the future of we how unlock our smartphones," begitu kata Phil Schiller. iPhone menggunakan kamera depan 7MP TrueDepth dengan tambahan sensor (infrared camera, dot projector, dan sebagainya) untuk "memetakan" wajah. Bahkan dapat bekerja di kegelapan, katanya.
Apple mengklaim bahwa Face ID tidak bisa dipalsukan dengan foto (dibandingkan Samsung S8 dan Note 8). Dengan Touch ID, kesempatan untuk membuka kunci Iphone dalah 1 banding 50 ribu. Face ID? kemungkinannya adalah 1 banding satu juta.


Dual-Lens Camera

Secara spesifikasi, resolusi kamera pada iPhone X sama dengan pendahulunya tahun lalu, beresolusi 12MP. Untuk Dual-Lens Camera sendiri, hanya tersedia pada iPhone X atau iPhone 8 Plus, dan jika menginginkan fitur OIS (optical image stabilization) pada kedua lensanya (wide-angle dan telephoto), belilah iPhone X.


Fitur OIS akan membantu mengurangi goncangan pada saat mengambil foto, sehingga meskipun di-zoom, akan bebas blur. Sensor kamera pun menjadi lebih besar dan lebih cepat, dengan bukaan f/1.8 untuk wide-angle dan f/2.4 untuk lensa telephoto. Bahkan dengan chip A11 Bionic, system akan mengoptimasi pemandangan/gambar bahkan sebelum foto diambil. Oh iya, kamera ini sudah bisa merekam video dengan kualitas 4K loh.

TrueDepth Front Camera

Kamera depan hanya 7MP, tetapi dengan paduan teknologi yang tidak akan ditemukan pada smartphone lain dalam hal kamera depan. Mode potret untuk selfi, meskipun iPhone X hanya terdiri satu kamera, tetapi dapat menampilkan gambar bokeh istilahnya.


Dept of Field (DOP), efek yang menghasilkan tingkat kedalaman objek, sehingga bisa menentukan yang mana betul-betul background (bukan kulit) dan mana objek di depan.
Apalagi selain kamera 7MP? Terdapat pula kamera infrared, flood illuminator, proximity sensor, ambient light sensor, speaker, microphone dan dot projector untuk face-mapping.

Animoji

Dengan optimalisasi TrueDepth Camera, akan merefleksikan ekspresi wajah ke animasi binatang, atau lainnya.


Jeroan iPhone X

Apple memperkenalkan chipset terbaru A11 Bionic, dengan six-core processor, untuk mendukung semua game 3D dan AR Technology, RAM 3GB, sama dengan pendahulunya iPhone 7 Plus. Fast Charging, 50% charge hanya dalam 30 menit, plus fitur low-power mode yang ada pada iOS 11, bahkan akan membuat iPhone X "menyala" lebih lama.


(sumber: techradar)