30 Tools yang Sebaiknya Diketahui oleh Web Developer

Pada awal perkembangan internet, seorang Web Developer, tidak memerlukan banyak aplikasi atau tools tambahan, cukup menggunakan aplikasi Web Editor atau bahkan hanya menggunakan notepad, sebuah website sudah bisa diwujudkan.
Sekarang, perkembangan internet sudah sangat kompleks, sehingga menuntut bahkan seorang developer jadul, membutuhkan banyak aplikasi web developtment dalam membantu menyelesaikan suatu proyek website.

Sangat banyak aplikasi yang ada di luar sana, penulis akan coba mengkategorikan dan memasukkan beberapa tools atau aplikasi yang mendukung bagi seorang Web Developer baik itu gratisan maupun yang komersil.

Umum

Tidak semua aplikasi yang dibutuhkan web developer berhubungan langsung dengan teknikal atau skill sebagai Web Developer. Kadang developer perlu menyimpan catatan atau mem-bookmark hingga ke cloud-storage dan document-sharing. Aplikasi berikut ini cukup membantu untuk mewujudkan hal tersebut.

EverNote



DropBox



GoogleDrive


Project Management

Membangun website merupakan pekerjaan yang kompleks dan cukup rumit, khususnya jika sudah berkolaborasi beberapa penentu kebijakan di sisi client (pelanggan), bahkan dengan sesama web developer sendiri (tim). Aplikasi Project Management akan sangat membantu agar tetap pada point-point penting kegiatan, contact, bugs, bahkan jika ada perubahan dan sebagainya yang berhubungan dengan aktivitas web development.

BaseCamp



Trello



Asana




Text Editor


Terserah apa bahasa yang digunakan, ketika suatu saat perlu menuliskan beberapa kode penting, aplikasi text editor bisa sangat berguna.

TextMate



Sublime Text



Notepad++



Local Development dan Virtualisasi

Mencoba proyek secara lokal (di komputer sendiri), sehingga bisa dicoba sebelum dipublish. Dibandingkan harus upload/shared ke situs online, virtualisasi atau simulasi dibutuhkan untuk menjalankan proyek pada sistem operasi dan web browser yang berbeda.

MAMP Pro



VMware Fusion



Parallels



ITerm2



Version Control

Kebanyakan web developer bekerja dengan trial dan error. Version Control (source control management) Tools sangat membantu dalam melihat modifikasi kode yang pernah dilakukan, melakukan eksperimen lebih lanjut, membandingkan dan menggabungkan, hingga pada proses proses backup yang begitu mudah. Version Control juga memungkinkan untuk bekerja secara tim untuk mengerjakan projek secara bersamaan.

Git



Mercurial



Subversion



FTP Client

Menjadi seorang web developer, bukan melulu hanya membuat dan menyimpan file, tetapi juga harus bisa membagi dan menyebarkan file-file/proyek yang dikerjakan. Aplikasi FTP Client, memungkinkan Anda untuk mentransfer file-file yang banyak dan besar secara cepat ke web server dalam berbagai format yang ada.

CyberDuck



FileZilla



ForkLift



Integrated Development Environments (IDE)

IDE hampir sama dengan text editor, tetapi memiliki fitur yang lebih banyak lagi, misalnya dapat langsung melihat hasil kode yang dibuat (preview html), otomatis login ke web server dan upload hasil kerja dan sebagainya.

BlueFish



Adobe DreamWeaver



Espresso




Frameworks & Boilerplates

Tidak perlu membuat kode dari awal lagi, dengan framerwork dan boilerplates, Anda bisa langsung menggunakan struktur kode yang sudah jadi, beberapa snippet, sehingga secara cepat dapat membuat website yang baru.




Hosting

Hosting menjadi hal yang sangat-sangat penting bagi web developer, dan website. Hosting akan menjadi "rumah" untuk semua proyek web yang telah selesai dikerjakan. Beberapa hosting menawarkan banyak ruang penyimpanan (space storage), backup otomatis, garansi uptime 100% dan mampu menangani trafik pengunjung yang cukup banyak, dan disertai dengan support jika terjadi hal di luar kehendak.


Itu saja hal yang mungkin perlu diketahui oleh seorang Web Developer, semoga bermanfaat.
Terima kasih
(z)